BorderPay← Blog

Blog

Cara Daftar QRIS untuk Merchant: Langkah demi Langkah

Oleh Admin5 mnt baca

Bagian dari topik: Panduan QRIS untuk Merchant & Developer

Cara Daftar QRIS untuk Merchant: Langkah demi Langkah
Foto: Viralyft / Pexels

QRIS telah menjadi cara termudah bagi bisnis di Indonesia untuk menerima pembayaran non-tunai—satu kode QR yang bisa dipindai oleh hampir semua dompet digital dan aplikasi bank. Namun banyak pelaku usaha, terutama UMKM yang baru mulai, masih ragu bagaimana proses pendaftarannya. Kabar baiknya, mendaftar QRIS jauh lebih sederhana dari yang dibayangkan. Artikel ini memandu Anda langkah demi langkah, mulai dari menyiapkan dokumen hingga QRIS Anda siap menerima transaksi pertama.

Memahami Jenis QRIS Merchant

Sebelum mendaftar, penting mengenali bahwa QRIS punya beberapa bentuk penggunaan. Yang paling umum untuk merchant adalah:

  • QRIS statis — satu kode QR tetap yang dicetak dan dipajang; pelanggan memindai lalu memasukkan nominal sendiri. Cocok untuk warung dan toko kecil.
  • QRIS dinamis — kode QR yang dihasilkan per transaksi dengan nominal sudah terisi otomatis. Cocok untuk kasir dengan volume tinggi atau pembayaran online.

Pemahaman ini memengaruhi cara Anda menerima pembayaran sehari-hari. Untuk membandingkan keduanya secara mendalam, baca QRIS statis vs dinamis agar Anda memilih yang paling sesuai dengan operasional bisnis.

Syarat dan Dokumen yang Diperlukan

Persyaratan pendaftaran QRIS bisa sedikit berbeda antar penyedia, tetapi umumnya mencakup dokumen dasar berikut:

  • Identitas pemilik usaha — KTP pemilik atau penanggung jawab.
  • Data usaha — nama usaha, jenis usaha, dan alamat.
  • Informasi rekening — nomor rekening bank untuk menerima settlement dana.
  • Dokumen legalitas (bila ada) — untuk usaha berbadan hukum, dokumen seperti NIB atau akta bisa diminta; UMKM perorangan biasanya cukup dengan data usaha sederhana.

Menyiapkan dokumen ini lengkap sejak awal mempercepat proses verifikasi. Banyak penyedia juga menjalankan proses KYC (Know Your Customer) untuk memastikan keabsahan merchant. Pelajari apa yang dinilai dalam proses ini lewat KYC merchant pembayaran agar Anda tidak kaget saat diminta verifikasi tambahan.

Langkah Pendaftaran QRIS

Secara umum, alur pendaftaran QRIS mengikuti tahapan berikut:

  1. Pilih penyedia. Anda bisa mendaftar lewat bank, penyelenggara jasa pembayaran, atau payment gateway yang bermitra dengan penyedia berlisensi.
  2. Isi formulir pendaftaran. Lengkapi data usaha dan pemilik sesuai dokumen yang Anda siapkan.
  3. Unggah dokumen. Kirim salinan KTP, data usaha, dan informasi rekening.
  4. Verifikasi (KYC). Penyedia memeriksa keabsahan data Anda. Proses ini bisa memakan waktu beberapa jam hingga beberapa hari kerja tergantung penyedia.
  5. Terima kode QRIS. Setelah disetujui, Anda menerima kode QR statis untuk dicetak, atau akses untuk menghasilkan QR dinamis lewat aplikasi/sistem.
  6. Uji transaksi. Lakukan pembayaran percobaan bernilai kecil untuk memastikan dana masuk dan status tercatat benar.

Pastikan Anda memahami limit transaksi yang berlaku, karena ada batasan nominal tertentu untuk transaksi QRIS. Detailnya dibahas di limit transaksi QRIS.

Memahami Biaya dan Settlement

Menerima QRIS bukan tanpa biaya. Umumnya ada MDR (Merchant Discount Rate) yang dipotong dari setiap transaksi, dengan tarif yang diatur regulator dan bisa berbeda untuk kategori usaha tertentu. Sebagian kategori usaha mikro bahkan mendapat tarif khusus yang lebih ringan.

Hal-hal yang perlu Anda pahami sejak awal:

  • Berapa MDR yang dipotong per transaksi dan siapa yang menanggungnya.
  • Kapan dana settle ke rekening Anda—sebagian penyedia H+1, sebagian berbeda.
  • Apakah ada biaya penarikan atau biaya lain di luar MDR.

Menghitung ini di awal mencegah kejutan pada margin. Rincian biaya dibahas tuntas di biaya QRIS merchant.

Banyak merchant baru terkejut ketika menyadari bahwa nominal yang mereka terima di rekening sedikit lebih kecil dari nilai transaksi karena potongan MDR. Ini normal dan berlaku untuk hampir semua metode pembayaran non-tunai. Yang penting adalah Anda memasukkan biaya ini ke dalam perhitungan harga jual sejak awal, sehingga margin tetap sehat. Jangan sampai Anda menetapkan harga seolah menerima pembayaran tunai penuh, lalu heran mengapa keuntungan menipis setelah semua transaksi digital direkonsiliasi.

Tips Agar QRIS Cepat Aktif dan Optimal

Beberapa saran praktis agar pendaftaran lancar dan pemakaian maksimal:

  • Siapkan dokumen jelas dan terbaca. Foto KTP dan dokumen buram adalah penyebab paling umum verifikasi tertunda.
  • Gunakan data konsisten. Pastikan nama usaha dan pemilik cocok di semua dokumen.
  • Pajang QR di tempat strategis dan mudah dipindai pelanggan bila memakai QRIS statis.
  • Edukasi pelanggan bahwa Anda menerima QRIS—stiker atau papan kecil membantu.
  • Rekonsiliasi rutin agar Anda yakin setiap transaksi benar-benar masuk ke rekening.

Bila bisnis Anda juga berjualan online, pertimbangkan integrasi QRIS ke situs. Panduan terima QRIS di website menjelaskan opsi teknisnya.

Kesalahan Umum Saat Mendaftar

Banyak pendaftaran QRIS tertunda atau ditolak bukan karena usahanya bermasalah, melainkan karena hal-hal kecil yang bisa dihindari. Mengenali kesalahan umum ini membantu Anda melewati proses dengan mulus:

  • Data tidak cocok antar dokumen — nama di KTP berbeda dengan nama di rekening atau formulir. Konsistensi adalah kunci.
  • Foto dokumen buram atau terpotong — verifikator tidak bisa membaca informasi penting, sehingga pengajuan dikembalikan.
  • Nomor rekening salah — kesalahan mengetik nomor rekening bisa menyebabkan settlement gagal setelah aktif.
  • Kategori usaha tidak sesuai — memilih kategori yang keliru dapat memengaruhi tarif MDR yang dikenakan.
  • Mengabaikan uji transaksi — banyak merchant langsung menganggap semua beres tanpa mencoba satu transaksi kecil untuk memastikan dana benar-benar masuk.

Meluangkan waktu ekstra untuk memeriksa detail ini di awal jauh lebih hemat daripada mengulang proses verifikasi dari nol. Ketelitian di tahap pendaftaran juga membangun kebiasaan baik untuk pengelolaan pembayaran ke depannya.

Posisi BorderPay

Perlu ditegaskan secara jujur: BorderPay adalah lapisan teknologi (software) di atas mitra Payment Gateway yang berlisensi Bank Indonesia; pemrosesan dan penyimpanan dana dilakukan oleh mitra berlisensi. Artinya, penerbitan kode QRIS dan settlement dana dijalankan oleh mitra berlisensi, sementara BorderPay menyediakan API, dashboard, dan alur onboarding yang menyederhanakan proses bagi merchant.

Persyaratan, waktu verifikasi, dan ketersediaan fitur QRIS mengikuti ketentuan mitra berlisensi serta status akun Anda. Kami berupaya transparan dan tidak mengklaim proses instan yang belum tentu berlaku untuk setiap merchant.

Penutup

Mendaftar QRIS untuk bisnis Anda sebenarnya tidak rumit—kuncinya adalah menyiapkan dokumen dengan rapi, memahami jenis QRIS yang cocok, serta mengerti biaya dan settlement sejak awal. Dengan QRIS aktif, Anda membuka pintu bagi pelanggan untuk membayar semudah memindai kode, mencakup hampir semua dompet digital sekaligus. Jika Anda ingin proses onboarding QRIS yang rapi dengan integrasi yang jujur di atas mitra berlisensi, BorderPay siap membantu menyiapkan lapisan teknisnya.

Siap menerima pembayaran?

Coba integrasi & mode test gratis sejak hari pertama.

Daftar gratis →