Blog
Berapa Biaya QRIS untuk Merchant di 2026?

Kalau kamu berjualan online atau punya toko fisik, pertanyaan biaya QRIS merchant hampir pasti muncul: "Setiap kali pelanggan bayar via QRIS, berapa yang dipotong dari uang saya?" Ini pertanyaan yang wajar dan penting, karena biaya sekecil apa pun akan menggerus margin kalau volume transaksimu tinggi. Kabar baiknya, struktur biaya QRIS itu sebenarnya sederhana untuk dipahami begitu kamu tahu komponen-komponennya. Di artikel ini kita bahas apa saja yang menyusun biaya QRIS untuk merchant di 2026, cara memperkirakan dampaknya ke margin usahamu, dan bagaimana melihat angka aktual yang berlaku.
Sebelum masuk, satu klarifikasi penting: kami sengaja tidak menyebut angka tarif spesifik di artikel ini. Alasannya, tarif bisa berbeda menurut kategori merchant, metode pembayaran, dan ketentuan yang berlaku, serta bisa berubah dari waktu ke waktu. Untuk angka yang pasti dan terkini, halaman /pricing adalah rujukan yang benar. Di sini fokus kita adalah memahami konsepnya supaya kamu tidak salah hitung.
Apa itu MDR dan kenapa ada biaya QRIS merchant?
Ketika pelanggan membayar dengan QRIS, uangnya tidak langsung utuh masuk ke rekeningmu. Ada potongan kecil yang disebut MDR (Merchant Discount Rate). MDR adalah biaya yang dibebankan ke merchant sebagai imbalan atas layanan pemrosesan pembayaran nontunai — mulai dari memindahkan dana dari aplikasi pembayaran pelanggan, memverifikasi transaksi, sampai menyelesaikan (settle) dana ke saldomu.
MDR umumnya dinyatakan dalam persentase dari nilai transaksi, bukan angka tetap. Artinya, semakin besar nominal transaksi, semakin besar pula nominal potongannya secara absolut — tapi persentasenya tetap. Ini penting dipahami karena memengaruhi cara kamu menetapkan harga jual.
Beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang MDR:
- MDR bisa berbeda per kategori merchant. Ada ketentuan yang membedakan tarif menurut jenis usaha (misalnya kategori tertentu diperlakukan khusus sesuai aturan yang berlaku). Kategori usahamu ikut menentukan tarif yang dikenakan.
- MDR biasanya sudah mencakup rantai layanan. Potongan itu tidak semuanya masuk ke satu pihak; ia dibagi di sepanjang rantai pembayaran (penerbit, penyelenggara, dan seterusnya) sesuai ketentuan yang berlaku. Bagimu sebagai merchant, yang relevan adalah total potongan yang kamu terima.
- Tarif dapat berubah. Ketentuan tarif QRIS ditetapkan mengikuti kebijakan yang berlaku dan dapat disesuaikan dari waktu ke waktu. Jadi selalu cek angka terbaru, jangan berpegang pada angka lama.
Karena angka aktual bergantung pada faktor-faktor di atas, tarif yang berlaku untukmu bisa kamu lihat langsung di halaman biaya.
Komponen biaya yang perlu kamu perhitungkan
Selain MDR per transaksi, ada beberapa pos lain yang sebaiknya masuk dalam gambaran biayamu supaya perhitungan margin akurat.
1. Biaya per transaksi (MDR)
Ini pos utama seperti yang sudah dijelaskan: potongan proporsional dari setiap pembayaran QRIS yang berhasil. Kalau transaksi tidak jadi (pelanggan tidak menyelesaikan pembayaran sampai QR kedaluwarsa), tidak ada nilai yang dipotong karena tidak ada dana yang diproses. Di BorderPay, QRIS berlaku 60 menit; lewat itu kode otomatis kedaluwarsa dan tidak ada mekanisme bayar-telat. Kalau kamu ingin memahami alur teknis menerima QRIS di situsmu, baca cara terima QRIS di website.
2. Biaya penarikan (withdraw)
Dana hasil transaksi tidak selamanya berada di saldo platform — pada akhirnya kamu menariknya ke rekening bank. Di BorderPay, penarikan diproses otomatis ke rekening bank Indonesia dan dikenakan biaya per penarikan. Kalau penarikan gagal karena satu dan lain hal, saldomu dikembalikan penuh sehingga tidak ada dana yang hilang. Strategi sederhana untuk menekan pos ini: jangan menarik terlalu sering dalam nominal kecil, karena biaya penarikan bersifat per transaksi penarikan, bukan persentase.
3. Yang TIDAK ada: biaya pendaftaran & langganan
Satu hal yang sering jadi kekhawatiran adalah biaya bulanan atau setup fee. Di BorderPay tidak ada biaya pendaftaran maupun langganan — kamu hanya membayar saat ada transaksi. Ini berarti biayamu skala dengan omzet: sepi berarti biaya kecil, ramai berarti biaya proporsional. Kamu bahkan bisa mencoba integrasi dan mode test/sandbox sejak hari pertama tanpa biaya, sebelum memutuskan go-live.
Cara memperkirakan dampak MDR ke margin
Ini bagian yang paling praktis. Mari kita buat kerangka berpikir sederhana tanpa angka spesifik.
Misalkan margin kotormu per produk adalah M (dalam persen dari harga jual), dan MDR QRIS adalah r (persen). Maka margin setelah biaya QRIS kira-kira menjadi M − r untuk setiap transaksi yang dibayar via QRIS. Contoh cara berpikirnya:
| Skenario | Yang perlu kamu tanyakan |
|---|---|
| Margin tipis (produk kompetitif) | Apakah margin masih sehat setelah dipotong MDR? Kalau margin cuma sedikit di atas MDR, ruang untung jadi sempit. |
| Nilai transaksi kecil tapi banyak | Karena MDR persentase, transaksi kecil tetap kena potongan proporsional; pastikan harga sudah memperhitungkannya. |
| Nilai transaksi besar | Nominal potongan absolut lebih besar; tapi biasanya margin per produk juga lebih longgar. |
Beberapa prinsip yang aman dipegang:
- Jangan menaikkan harga khusus untuk pembeli QRIS. Sesuai ketentuan yang berlaku, membebankan biaya tambahan (surcharge) ke pelanggan QRIS umumnya tidak diperbolehkan. Perlakukan MDR sebagai biaya operasional yang sudah kamu serap ke dalam harga jual, sama seperti biaya sewa atau kemasan.
- Hitung berdasarkan omzet, bukan per transaksi tunggal. Kalikan estimasi omzet QRIS bulananmu dengan tarif MDR untuk mendapat gambaran total biaya bulanan. Angka bulanan ini yang lebih relevan untuk perencanaan.
- Masukkan biaya penarikan ke perhitungan bulanan. Perkirakan berapa kali kamu menarik dana per bulan, kalikan dengan biaya penarikan, lalu tambahkan ke total.
Dengan tiga langkah itu kamu punya estimasi biaya QRIS bulanan yang cukup akurat untuk mengambil keputusan. Untuk memasukkan tarif nyata ke dalam rumus di atas, ambil angkanya dari /pricing.
QRIS bukan satu-satunya metode
Penting juga menyadari bahwa struktur biaya bisa berbeda antar metode pembayaran. Selain QRIS, BorderPay juga mendukung Virtual Account (VA) yang cocok untuk nominal lebih besar atau pembayaran B2B. Karakteristik dan biayanya bisa berbeda dari QRIS, jadi jika kamu melayani beragam tipe pelanggan, ada baiknya membaca perbandingan QRIS vs Virtual Account untuk memilih kombinasi yang paling efisien. Sebagai catatan, VA di BorderPay berlaku 24 jam sebelum otomatis kedaluwarsa, berbeda dengan QRIS yang 60 menit.
Kabar baiknya, kamu tidak harus memilih salah satu. Menawarkan QRIS untuk transaksi sehari-hari dan VA untuk pembayaran bernominal besar sering kali memberi keseimbangan biaya-kenyamanan terbaik.
Bagaimana BorderPay menempatkan diri soal biaya
Supaya jujur dan jelas: BorderPay adalah lapisan teknologi (software) yang berjalan di atas mitra Payment Gateway yang berlisensi Bank Indonesia. Pemrosesan dan penyimpanan dana dilakukan oleh mitra berlisensi tersebut — BorderPay bukan payment gateway atau PJP sendiri. Peran BorderPay adalah memudahkan integrasi: kamu bisa menerima QRIS lewat link manual dari dashboard, payment link, Embed Checkout (tempel satu snippet), atau REST API, tanpa harus mengurus kerumitan teknis di baliknya.
Model biayanya lugas: tanpa biaya pendaftaran, tanpa langganan, dan potongan hanya saat transaksi terjadi. Setelah pembayaran berhasil, dana tertahan sebentar lalu tersedia sesuai jadwal settlement per metode (mengikuti hari kerja dan melewati akhir pekan serta libur nasional), dengan status dan tanggal yang bisa kamu pantau di dashboard. Kamu juga akan menerima notifikasi webhook bertanda tangan HMAC untuk setiap event (seperti payment.paid), yang berguna kalau kamu ingin otomatisasi pembukuan. Sebaiknya verifikasi tanda tangan tersebut dan terapkan idempotensi di sisi merchant agar pencatatan tetap aman.
Ingat, untuk menerima uang sungguhan kamu perlu menyelesaikan KYC terlebih dahulu. Namun untuk mencoba integrasi dan mode test/sandbox, kamu bisa mulai sejak hari pertama tanpa menunggu apa pun.
Kesimpulan
Memahami biaya QRIS merchant intinya adalah memahami MDR: potongan proporsional per transaksi yang menjadi biaya berjualan nontunai. Tambahkan biaya penarikan ke dalam gambaran, hitung berdasarkan omzet bulanan, dan pastikan harga jualmu sudah menyerap biaya ini tanpa membebankan surcharge ke pelanggan. Karena tarif dapat berbeda menurut kategori dan berubah sesuai ketentuan, selalu rujuk angka resmi terbaru.
Siap melihat angka aktual dan mulai menerima pembayaran? Cek rincian biaya di /pricing, pelajari cara integrasi di dokumentasi, atau langsung daftar dan coba mode test tanpa biaya. Kalau masih ada pertanyaan seputar biaya dan settlement, halaman FAQ juga bisa membantu.