Border
← Semua artikel

Daftar Bank Virtual Account di Indonesia untuk Merchant

Oleh Admin6 mnt baca

Bagian dari topik: Panduan Virtual Account (VA)

Daftar Bank Virtual Account di Indonesia untuk Merchant
Foto: Faisal Hendra / Pexels

Kalau kamu berjualan online di Indonesia, kemungkinan besar pelangganmu ingin membayar lewat transfer bank—dan cara paling rapi untuk menerimanya adalah bank virtual account. Alih-alih memberikan nomor rekening pribadi lalu mencocokkan mutasi satu per satu, kamu memberi pembeli nomor VA unik yang otomatis terhubung ke tagihan tertentu. Begitu dana masuk, sistem tahu persis pesanan mana yang lunas. Artikel ini menjelaskan konsep VA lintas bank, ragam bank yang umum mendukungnya, dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan merchant saat memilih—tanpa mengarang tarif per bank.

Apa itu virtual account dan kenapa merchant menyukainya

Virtual account adalah nomor rekening "virtual" yang diterbitkan atas nama bisnismu, tetapi dibuat khusus untuk satu transaksi atau satu pelanggan. Nomor ini bukan rekening fisik terpisah; ia adalah alamat pembayaran yang memetakan setiap uang masuk ke tagihan yang benar secara otomatis.

Bagi merchant, keunggulannya jelas:

  • Rekonsiliasi otomatis. Tidak perlu lagi menebak siapa yang mengirim uang dari mutasi bank. Setiap VA terikat ke satu invoice.
  • Pengalaman bayar yang familiar. Pelanggan cukup transfer lewat mobile banking, internet banking, atau ATM seperti biasa.
  • Cocok untuk nominal besar. VA umumnya nyaman dipakai untuk tagihan bernilai tinggi, seperti transaksi B2B atau pembayaran grosir. Untuk detail limit, ikuti ketentuan yang berlaku di bank masing-masing.

Kalau kamu ingin membandingkan VA dengan metode lain yang juga populer, baca QRIS vs Virtual Account untuk memahami kapan masing-masing paling pas. Penjelasan konsep dasarnya juga tersedia di Apa itu Virtual Account.

Bagaimana bank virtual account bekerja lintas bank

Inti VA adalah kolaborasi antara bank penerbit dan pihak yang memproses pembayaran. Ketika kamu membuat tagihan, sistem menghasilkan nomor VA dengan format tertentu—biasanya diawali kode bank atau kode perusahaan (billing code). Pelanggan lalu memilih bank tujuan dan menyalin nomor tersebut ke aplikasi banking mereka.

Yang menarik dari VA lintas bank: pelanggan tidak selalu harus punya rekening di bank yang sama dengan nomor VA. Dalam banyak skenario, seorang pembeli bisa membayar VA "Bank A" dari aplikasi bank lain lewat jaringan transfer antarbank. Namun perilaku ini bergantung pada jenis VA dan bank penerbit—ada VA yang hanya bisa dibayar dari bank penerbitnya (closed/same-bank), ada pula yang menerima pembayaran lintas bank. Karena itu, saat menampilkan instruksi bayar, penting menyebut bank tujuan dengan jelas agar pelanggan tidak salah rute.

Alur teknisnya secara umum:

  1. Merchant membuat tagihan, sistem menerbitkan nomor VA + nominal.
  2. Pelanggan transfer ke nomor VA tersebut.
  3. Bank penerus pembayaran mengonfirmasi dana masuk.
  4. Merchant menerima notifikasi bahwa tagihan lunas, lalu memenuhi pesanan.

Ragam bank yang umum mendukung VA di Indonesia

Secara umum, VA didukung oleh bank-bank yang sudah lazim dipakai untuk transaksi harian di Indonesia. Kelompok yang paling sering muncul mencakup:

  • Bank BUMN (Himbara): seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.
  • Bank swasta nasional besar: seperti BCA, CIMB Niaga, Permata, dan Danamon.
  • Bank syariah: seperti Bank Syariah Indonesia (BSI).
  • Bank digital & pembangunan daerah tertentu yang juga menyediakan layanan VA.

Perlu dicatat: ketersediaan bank tertentu bergantung pada mitra pemroses pembayaran yang kamu gunakan, bukan sekadar keinginan merchant. Tidak semua penyedia mengaktifkan semua bank sekaligus, dan daftar bank yang aktif bisa berubah sesuai ketentuan yang berlaku. Jadi, alih-alih menghafal daftar tetap, pastikan kamu bisa mengecek bank apa saja yang tersedia secara dinamis.

Di BorderPay, misalnya, kamu bisa memanggil endpoint GET /payment-methods untuk menemukan metode dan bank VA yang sedang aktif untuk akunmu, sehingga halaman checkout selalu menampilkan pilihan yang benar. Detailnya ada di dokumentasi.

Pertimbangan memilih bank (dan penyedia) VA

Memilih VA bukan cuma soal "bank mana yang punya nama besar". Berikut faktor yang lebih menentukan pengalaman merchant dan pelanggan:

1. Sebaran bank pelangganmu

Perhatikan bank apa yang paling sering dipakai pelangganmu. Menyediakan beberapa opsi bank populer biasanya lebih baik daripada satu bank saja, karena mengurangi friksi "saya tidak punya rekening di bank itu". VA lintas bank membantu, tetapi menampilkan opsi bank yang familiar tetap menaikkan peluang pembayaran selesai.

2. Masa berlaku dan penanganan kedaluwarsa

VA yang tidak dibayar sebaiknya kedaluwarsa dengan bersih agar stok/slot tidak "nyangkut". Di BorderPay, VA berlaku 24 jam; setelah itu otomatis kedaluwarsa dan tidak ada pembayaran telat yang membingungkan rekonsiliasi. Bila kamu juga ingin menawarkan metode cepat lain, QRIS di BorderPay berlaku 60 menit dengan perilaku kedaluwarsa serupa.

3. Notifikasi yang andal (webhook)

Rekonsiliasi otomatis hanya berguna kalau kamu benar-benar diberi tahu saat dana masuk. Pastikan penyedia mengirim webhook yang ditandatangani sehingga bisa kamu verifikasi keasliannya. BorderPay mengirim notifikasi bertanda tangan HMAC untuk event seperti payment.paid, payment.expired, dan payment.failed, lengkap dengan log dan kemampuan kirim ulang. Sisi merchant sebaiknya memverifikasi tanda tangan dan menerapkan idempotensi agar tidak memproses event ganda. Contoh dan referensi teknisnya bisa kamu ikuti di dokumentasi.

4. Settlement dan penarikan dana

Uang dari VA tidak selalu langsung bisa ditarik pada detik yang sama. Di BorderPay, dana tertahan sebentar lalu tersedia sesuai jadwal per metode (mengikuti hari kerja, melewati akhir pekan dan libur nasional), dengan status dan tanggal yang tampil di dashboard. Penarikan dilakukan otomatis ke rekening bank Indonesia dengan biaya per penarikan; bila gagal, saldo dikembalikan penuh.

5. Biaya

Struktur biaya VA berbeda-beda antar bank dan penyedia, jadi hindari asumsi angka. Kami sengaja tidak mencantumkan tarif per bank di sini agar kamu tidak salah hitung. Untuk gambaran biaya terkini, lihat halaman pricing. Kabar baiknya, di BorderPay tidak ada biaya pendaftaran maupun langganan—biaya hanya muncul saat ada transaksi.

Cara mulai menerima pembayaran VA

Kamu tidak perlu membangun integrasi bank satu per satu. Dengan bertumpu pada mitra Payment Gateway berlisensi Bank Indonesia, kamu cukup terhubung ke satu lapisan teknologi. BorderPay menyediakan beberapa cara integrasi, dari yang tanpa kode sampai penuh API:

  1. Buat link tagihan manual langsung dari dashboard.
  2. Payment link untuk dibagikan lewat chat atau media sosial.
  3. Embed Checkout—tempel satu snippet ke halamanmu.
  4. REST API untuk kontrol penuh di aplikasi sendiri.

Panduan langkah demi langkahnya bisa kamu ikuti di terima pembayaran virtual account. Untuk memvalidasi alur sebelum go-live, gunakan mode test/sandbox—kamu bisa mencobanya sejak hari pertama tanpa menunggu.

Satu hal penting soal kejujuran: integrasi dan mode test memang bisa dicoba cepat, tetapi untuk menerima uang sungguhan kamu wajib menyelesaikan proses KYC terlebih dahulu. Ini bagian dari kepatuhan yang menjaga ekosistem tetap aman, dan verifikasi tersebut membutuhkan waktu peninjauan tersendiri sesuai ketentuan yang berlaku.

Penutup

Bank virtual account tetap menjadi tulang punggung pembayaran transfer di Indonesia karena andal, familiar bagi pelanggan, dan rapi untuk rekonsiliasi. Yang perlu kamu pikirkan bukan sekadar "bank mana", melainkan sebaran bank pelanggan, keandalan notifikasi, penanganan kedaluwarsa, jadwal settlement, dan struktur biaya. BorderPay—produk PT Border Tech Indonesia—berperan sebagai lapisan teknologi di atas mitra Payment Gateway berlisensi Bank Indonesia, sehingga kamu bisa menampilkan VA dari beberapa bank, menerima notifikasi bertanda tangan, dan mengelola settlement dari satu dashboard.

Siap mencoba? Daftar dan mulai eksplorasi di mode test hari ini, atau baca dulu FAQ untuk pertanyaan yang sering muncul.

Siap menerima pembayaran?

Coba integrasi & mode test gratis sejak hari pertama.

Daftar gratis →