Blog
QRIS vs Virtual Account: Pilih yang Mana untuk Bisnismu?

Memilih metode pembayaran yang tepat bisa menentukan seberapa mulus pelanggan menyelesaikan transaksi di bisnismu. Dua metode paling populer di Indonesia saat ini adalah QRIS dan Virtual Account (VA). Perbandingan QRIS vs virtual account sering muncul saat merchant dan developer menyiapkan checkout: mana yang lebih cocok untuk nominal kecil, mana yang lebih pas untuk tagihan besar, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengalaman pelanggan. Artikel ini membedah keduanya secara praktis—dari cara bayar, ekspirasi, hingga rekomendasi per skenario—supaya kamu bisa memutuskan tanpa menebak-nebak.
Kabar baiknya, kamu tidak selalu harus memilih salah satu. Di BorderPay, keduanya tersedia berdampingan, sehingga kamu bisa menawarkan QRIS dan VA sekaligus dan membiarkan pelanggan memilih yang paling nyaman.
Mengenal QRIS dan Virtual Account secara singkat
Sebelum membandingkan, penting memahami karakter dasar masing-masing.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional. Pelanggan cukup memindai satu QR menggunakan aplikasi bank atau e-wallet apa pun yang mendukung QRIS (GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, mobile banking, dan lainnya), lalu mengonfirmasi pembayaran. Satu kode QR menjangkau hampir semua dompet digital dan bank, jadi kamu tidak perlu menyediakan banyak nomor rekening berbeda untuk pelanggan yang memakai aplikasi berbeda.
Virtual Account adalah nomor rekening virtual yang unik untuk setiap tagihan. Pelanggan melakukan transfer ke nomor VA tersebut lewat mobile banking, ATM, atau internet banking, dan sistem otomatis mencocokkan pembayaran dengan tagihan yang benar. Nomor VA biasanya diterbitkan per bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri, dan lainnya), sehingga pelanggan bisa membayar dari bank yang sudah mereka pakai sehari-hari.
QRIS vs Virtual Account: perbandingan inti
Berikut ringkasan perbedaan yang paling berpengaruh pada keputusanmu.
| Aspek | QRIS | Virtual Account |
|---|---|---|
| Cara bayar | Pindai QR dengan e-wallet/mobile banking | Transfer ke nomor VA via banking/ATM |
| Sumber dana | E-wallet & bank yang mendukung QRIS | Rekening bank penerbit VA |
| Nominal | Ideal untuk kecil–menengah | Nyaman untuk menengah–besar |
| Konfirmasi | Setelah pindai & konfirmasi | Setelah transfer dicocokkan |
| Batas nominal | Ada batas per transaksi sesuai ketentuan yang berlaku | Umumnya mengikuti limit transfer bank pelanggan |
| Masa berlaku (di BorderPay) | 60 menit | 24 jam |
Nominal transaksi: kecil vs besar
Untuk transaksi bernilai kecil hingga menengah—misalnya jajanan, produk digital, biaya layanan, atau top-up—QRIS biasanya paling praktis. Pelanggan cukup memindai dan menyelesaikan pembayaran tanpa mengetik nomor rekening panjang.
Untuk nominal besar—seperti tagihan invoice B2B, uang muka, atau cicilan bernilai jutaan—Virtual Account sering lebih pas. Transfer bank umumnya nyaman untuk jumlah besar, dan pelanggan sudah terbiasa memakai limit transfer banking mereka. QRIS memiliki batas nominal per transaksi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga untuk angka sangat besar VA bisa menjadi alternatif yang lebih longgar.
Pengalaman pengguna (UX)
QRIS unggul dalam kepraktisan: satu pindai, satu konfirmasi. Ini sangat cocok untuk pembayaran spontan, checkout mobile, atau transaksi tatap muka. Tidak ada nomor yang perlu disalin, sehingga risiko salah ketik berkurang.
VA unggul dalam keakraban dan kepercayaan untuk pembayaran formal. Banyak pelanggan—terutama pada transaksi bisnis—lebih tenang mentransfer ke nomor rekening yang jelas, dan bukti transfer bank mudah diarsipkan. VA juga tidak mengharuskan pelanggan memasang e-wallet tertentu, cukup memakai aplikasi banking yang sudah ada.
Ekspirasi dan tenggat pembayaran
Ini perbedaan operasional yang penting. Di BorderPay, QRIS berlaku 60 menit dan VA berlaku 24 jam. Lewat tenggat itu, tagihan otomatis kedaluwarsa—tidak ada "bayar telat" yang bisa membuat pembukuan berantakan.
Implikasinya jelas:
- QRIS (60 menit) cocok untuk keputusan cepat: pelanggan yang siap bayar sekarang. Jendela pendek ini juga menjaga stok atau kuota tidak terkunci terlalu lama.
- VA (24 jam) memberi ruang bagi pelanggan yang perlu berpindah aplikasi banking, menunggu approval internal, atau membayar nanti dalam hari yang sama.
Karena ekspirasi ditangani otomatis, kamu menerima webhook payment.expired saat tagihan lewat waktu, sehingga sistemmu bisa merilis stok atau mengirim pengingat tanpa proses manual.
Rekomendasi per skenario
Alih-alih memihak satu metode, cocokkan dengan model bisnismu.
UMKM & toko online kecil. Aktifkan keduanya, tapi jadikan QRIS pilihan utama untuk kepraktisan. Pelanggan retail biasanya bertransaksi kecil dan menyukai pindai-bayar. Kalau kamu ingin memasang QRIS pada halaman checkout, lihat panduan terima QRIS di website.
Invoice B2B / jasa profesional. Prioritaskan VA karena nominal cenderung besar dan pembayar sering butuh proses persetujuan internal. Jendela 24 jam VA memberi kelonggaran yang wajar.
Produk digital / langganan / top-up. QRIS unggul—pembayaran ringkas, nominal terkontrol, dan cocok untuk pembelian yang diputuskan seketika.
Event, donasi, atau penjualan lewat chat. QRIS memudahkan karena kamu bisa membagikan QR atau tautan bayar ke banyak orang sekaligus.
Marketplace atau platform dengan pelanggan beragam. Tawarkan keduanya dan biarkan pelanggan memilih. Menyediakan opsi mengurangi checkout yang gagal karena pelanggan tidak punya metode favoritnya.
Kalau ragu, aturan sederhananya: transaksi kecil dan ringkas → QRIS; transaksi besar dan formal → VA; ingin konversi maksimal → tawarkan keduanya.
Bagaimana BorderPay memudahkan keduanya
BorderPay adalah lapisan teknologi (software) di atas mitra Payment Gateway yang berlisensi Bank Indonesia—BorderPay sendiri bukan payment gateway dan bukan penyelenggara jasa pembayaran. Pemrosesan dan penyimpanan dana dilakukan oleh mitra berlisensi, sementara BorderPay memberimu antarmuka, integrasi, dan alat operasional yang rapi untuk QRIS maupun VA.
Kamu bisa menerima kedua metode lewat beberapa cara integrasi, dari yang tanpa koding sampai yang penuh:
- Buat link dari dashboard secara manual—cocok untuk yang belum mau menyentuh kode.
- Payment link untuk dibagikan ke pelanggan.
- Embed Checkout—tempel satu snippet ke situsmu.
- REST API untuk kontrol penuh, plus endpoint
GET /payment-methodsuntuk menemukan metode yang tersedia.
Untuk tim developer, integrasi dan mode test/sandbox bisa dipakai sejak hari pertama, sehingga kamu bisa mencoba alur QRIS dan VA sebelum go-live. Perlu dicatat, untuk menerima uang sungguhan kamu wajib menyelesaikan KYC terlebih dahulu. Dokumentasi teknis lengkap ada di docs.
Setiap pembayaran memicu webhook bertanda tangan HMAC dengan event seperti payment.paid, payment.expired, dan payment.failed, dilengkapi log dan kirim ulang. Kami menyarankan kamu memverifikasi tanda tangan dan menerapkan idempotensi di sisi merchant agar tidak ada notifikasi ganda yang mengacaukan pembukuan.
Soal dana: setelah pembayaran, saldo tertahan sebentar lalu tersedia sesuai jadwal settlement per metode (hari kerja, melewati akhir pekan dan libur nasional). Status dan tanggalnya tampil di dashboard. Penarikan berjalan otomatis ke rekening bank Indonesia; jika penarikan gagal, saldo dikembalikan penuh.
Soal biaya
Tidak ada biaya pendaftaran maupun langganan di BorderPay—biaya hanya muncul saat ada transaksi. Karena struktur tarif bisa berbeda antar-metode, kami tidak menyebut angka spesifik di sini. Silakan cek rincian terbaru di halaman pricing agar kamu bisa menghitung mana yang paling efisien untuk pola transaksimu. Untuk gambaran lebih dalam soal komponen biaya QRIS, kamu juga bisa membaca biaya QRIS untuk merchant.
Kesimpulan
Dalam perbandingan QRIS vs virtual account, tidak ada pemenang mutlak—yang ada adalah kecocokan dengan konteks. QRIS memenangkan kepraktisan dan transaksi kecil-menengah dengan jendela 60 menit; VA memenangkan nominal besar dan pembayaran formal dengan jendela 24 jam. Bagi kebanyakan bisnis, menawarkan keduanya adalah strategi paling aman untuk memaksimalkan konversi dan kenyamanan pelanggan.
Mau langsung mencoba? Kamu bisa daftar dan menjajal alur QRIS serta VA di mode test sejak hari pertama. Punya pertanyaan lain? Cek FAQ kami.